BUMNag Madani Lubuk Malako Realisasikan Pembagian Hasil Penjualan Jagung Tahap III, Tandai Akhir Periode Grup 1
BUMNAG MADANI– Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Madani Lubuk Malako merealisasikan pembagian hasil penjualan jagung tahap III tahun 2026 kepada petani mitra Grup 1. Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya perjalanan kemitraan Grup 1 setelah menjalani tiga periode budidaya jagung bersama BUMNag Madani Lubuk Malako.
Program kemitraan budidaya jagung ini merupakan salah satu upaya BUMNag Madani Lubuk Malako dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal serta mendorong peningkatan pendapatan masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, petani memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha budidaya jagung dengan dukungan pengelolaan usaha dari BUMNag.
Berdasarkan rekapitulasi hasil panen tahap III tahun 2026, tercatat total luas lahan mencapai 7,49 hektare dengan penggunaan bibit sebanyak 84,55 kilogram. Dari kegiatan budidaya tersebut, total hasil panen mencapai 20.704 kilogram atau sekitar 20,7 ton.
Total nilai penjualan jagung tercatat sebesar Rp132.355.496. Setelah dikurangi modal sebesar Rp55.414.500, hasil bersih yang menjadi dasar pembagian mencapai Rp76.940.996. Berdasarkan skema pembagian hasil yang diterapkan, sebesar 80 persen atau Rp61.552.797 menjadi bagian petani mitra, sedangkan 20 persen atau Rp15.388.199 menjadi bagian BUMNag Madani Lubuk Malako.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Nagari Lubuk Malako turut memberikan arahan kepada petani mitra serta menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama tiga periode. Direktur BUMNag Madani Lubuk Malako, Suherdian Antoni, M.AP., juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh petani Grup 1 atas partisipasi dan kontribusi mereka dalam menjalankan program kemitraan ini.
Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut. Momen ini dimanfaatkan oleh pengelola BUMNag dan petani mitra untuk bersalaman, saling memaafkan, serta menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama yang telah berlangsung. Kebersamaan tersebut menjadi penutup perjalanan Grup 1 dalam program kemitraan budidaya jagung bersama BUMNag Madani Lubuk Malako.
Berakhirnya periode Grup 1 bukan berarti program kemitraan berhenti. Pada periode berikutnya, kesempatan budidaya jagung akan diberikan kepada petani baru sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat program kepada masyarakat.
BUMNag Madani Lubuk Malako berharap pengalaman dan hasil yang diperoleh Grup 1 selama tiga periode dapat menjadi pembelajaran bagi petani berikutnya. Dengan demikian, program kemitraan budidaya jagung diharapkan terus berkembang, membuka peluang usaha bagi masyarakat, serta berkontribusi terhadap penguatan ekonomi Nagari Lubuk Malako secara berkelanjutan.
Galeri Foto (7)
Program Berita Lainnya
Program
Program Ketapang Budidaya Jagung BUMNag Madani Bersama Petani Lubuk Malako Tahap 3 Mulai Panen
31 Aug 2026
Program
Penambahan Luasan Lahan RS Batang Sangir, BUMNag Madani Dukung Peningkatan Pelayanan Kesehatan
13 Aug 2026
Program
Program PSR Koperasi Produsen Madani Terus Berjalan, Persiapan Lahan Dipercepat
13 Aug 2026
Program
Pengelola BUMNag Madani Bersama Pemerintah Nagari dan Masyarakat Gotong Royong Perbaiki Intake Pamsimas
05 Aug 2026